Pelajaran-8: Bangun ASSET lewat LIST BUILDING
Salah satu KUNCI SUKSES para Super Affiliate dunia adalah LIST yang PROFITABLE. Itulah ASSET UTAMA mereka.
Rumus yang mereka percaya adalah:
MONEY = LIST
Apa Maksudnya?
Saya berikan sedikit gambaran ya, biar lebih mudah.
Pernahkah Anda berkunjung ke sebuah website, lalu secara cepat MATA anda langsung menemukan sebuah FORM tempat mengisi nama dan email?
Lalu kita pun dengan amat mudah menuliskan nama dan email kita pada form tsb. Kemudian, setelah melakukan konfirmasi, sejak hari itu, datanglah email-email follow up ke inbox kita. Entah itu berupa follow up dari produk/bisnis yang ditawarkan website tsb, atau pun email-email penawaran lain.
Kelihatannya biasa-biasa saja. Tapi tahukah Anda berapa orang jumlah member yang telah memasukkan nama dan email mereka disitu?
Kalau masih sedikit, memang belum besar pengaruhnya. Tapi kalau sudah 1000 orang? Atau 10.000 orang? Waw .. itu dia!
Guru saya, Anne Ahira, memiliki jumlah member dalam LIST dia ratusan ribu orang!
Apa artinya?
Artinya adalah LIST = UANG
Ambil contoh, jika Anda punya LIST MEMBER itu sebanyak 10.000 orang saja, maka berapa potensi income yang bisa Anda terima hanya dengan mengirim SATU EMAIL penawaran saja?
Sangat-sangat besar!
Itulah sebabnya, para marketer dunia, hampir semua web mereka menampilkan FORM untuk menangkap LIST tsb. Sebab mereka paham sekali, penjualan jarang terjadi pada pandangan pertama.
Oleh karena itu, TARGET mereka pertama adalah MENGGIRING pengunjung untuk masuk ke form LIST mereka. Istilah dan formatnya bisa bermacam-macam. Ada yang berupa autoresponder biasa, atau berupa newsletter, atau berupa mesin follow up otomatis.
INTINYA, agar anda sukses, WAJIB bangun LIST tsb.
TAPI JANGAN ASAL-ASALAN
Salah satu ciri LIST yang menguntungkan adalah MEMBER yang ada di dalam LIST tsb, adalah orang-orang yang benar-benar sesuai dengan TARGET bisnis kita.
Misalnya, untuk produk notebook, maka kita harus bikin di website sales letter notebook kita, form yang “menangkap” benar-benar orang yang berminat untuk membeli notebook.
Dalam LIST kita itu, kita atur secara otomatis, email-email follow up sekitar 2-7 email yang terkirim misalnya setiap 3-4 hari sekali. Yakinlah, walaupun awalnya pengunjung itu belum jadi membeli produk/bisnis kita, barangkali karena email follow up kita selalu memberikan edukasi yang positif membuat prospek itu jadi percaya kepada kita dan kemudian melakukan pembelian.
Begitu juga ketika kita membuat website yang menjual obat herbal misalnya. Maka buatlah LIST yang akan mem-follow up prospek pembeli obat herbal kita itu.
Jangan dicampur-campur. Maksudnya, jangan kita kirim email kepada target market yang kurang tepat. Kemungkinannya sangat kecil, malahan bisa jadi mereka keluar dari daftar keanggotaan LIST kita.
Untuk membuat LIST tsb, kita memerlukan LAYANAN penyedia AUTORESPONDER yang PROFESIONAL.
Sebab, akan sangat sulit bagi kita untuk pindah-pindah perusahaan. Terutama jika LIST MEMBER kita terus semakin banyak. Sangat rumit untuk memindahkan data member dan rekaman jejak email mereka, dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya.
Saya pernah mengalami betapa beratnya masalah ini. Membuat waktu betul-betul tersita habis, hanya gara-gara layanan provider nya kurang akurat.
Untuk membangun LIST ini, sebaiknya jangan KIKIR dengan investasi. Sebab LIST ini adalah INVESTASI yang PALING PENTING untuk kesuksesan bisnis kita.
Memang layanan profesional masih dikuasai oleh Aweber.com dan Getresponse.com akan tetapi biayanya memang sangat besar. Biaya disana rata-rata di atas $20 per bulan, tergantung paket yang dipilih.
Saya sempat mencari dan mencoba (test) beberapa provider lain, baik yang lokal maupun yang global. Baik yang murah maupun yang mahal. Saya test, gimana kinerja pengiriman emailnya, fitur broadcastnya, jumlah maksimum email yang nyampe ke penerima, dllsb. Dari berbagai test itu, patut kita syukuri, salah satunya justru adalah perusahaan lokal, yaitu Mulxim. Sampai saat ini saya masih memakainya.
=> Silakan MAU LANGSUNG KE MULXIM AUTORESPONDER? KLIK DISINI
Sampai jumpa …


ternyata memilih layanan auto responder tidak boleh asa asalan ya pak.terimakasih