Mau Jualan Online Tapi Nggak Punya Produk? Ini dia solusinya

Pernah dengar nggak istilah jualan online dengan sistem dropshipping? Pasti pernah lah ya 🙂

Pokoknya gini: kalau saat ini Anda belum tahu mau jualan apa secara online, atau sedang bingung mencari produk yang laris dan berkualitas, tapi nggak mau keluar modal untuk beli stok barang, serta nggak mau pusing pula dengan tetek bengek urusan pengiriman barang, maka sistem bisnis yang cocok untuk dijalankan adalah jualan dengan sistem dropship.

Dengan sistem dropship ini, kita bisa berjualan barang-barang fisik:
– tanpa harus punya modal
– tanpa harus stok barang
– pembeli bayar uang langsung ke rek kita
– barang dikirim oleh produsen (dropshipper)
– nggak harus bikin website

Produknya apa saja? Ada ribuan produk tersedia dijual dalam sistem dropship. Mulai dari sandal, sepatu, Tas, Buku, alat rumah tangga, barang elektronik, aksesoris, boneka, alat-alat kesehatan, dll.

Keuntungan yang kita dapatkan adalah dari selisih antara harga jual kita ke pembeli dengan “harga grosir” yang kita bayar ke perusahaan penyedia barang. Biasanya sekitar 20% – 35%, bahkan bisa lebih, tergantung cara kita jualan.

Jadi ya memang, jualan dengan sistem dropship ini … hampir tak ada resiko sama sekali! Kita baru beli barangnya setelah konsumen bayar ke kita.

Masih bingung? Ok, mari kita perjelas lagi dengan contoh ilustrasi.

Ilustrasi sistem jualan dengan sistem dropship:

  1. pertama kita kerjasama dulu dengan perusahaan penyedia barang, sehingga kita terdaftar disana
  2. lewat katalog perusahaan itu, kita cari produk yang mau kita jual, dan disana juga akan tercantum harga “grosir” (anggaplah ini sebagai harga beli kita), misal baju wanita harganya Rp. 150 ribu
  3. lalu produk tersebut kita promosikan, baik lewat promo gratis maupun lewat iklan; kita jual misal dengan Rp. 250 ribu
  4. ketika ada seorang pembeli berminat, maka ia akan membayar ke rekening bank kita sebesar Rp. 250 ribu
  5. karena uang dari pembeli sudah masuk, maka kita tinggal order ke perusahaan “supplier” tsb, kita transfer ke rekening perusahaan sesuai dengan harga grosir tadi, yaitu sebesar Rp. 150 ribu
  6. setelah itu perusahaan akan mengirim barang tersebut ke alamat pembeli kita tadi, dengan tetap mencantumkan nama toko kita sebagai pengirim
  7. berapa keuntungan kita? itulah dia selisih Rp. 100 ribu yang sudah ada di dalam rekening kita itu

Gimana? Sangat menarik bukan? Tanpa perlu keluar modal, tanpa perlu punya stok … kita tetap bisa jualan.

Kuncinya adalah dengan siapa kita bermitra. Jangan asal pilih, sebab banyak juga kejadian, konsumen sudah kirim uang ke kita, lalu kita juga sudah order barang ke perusahaan … eh barang nggak dikirim. Kita jadi rugi dua kali deh, pertama rugi uang yang sudah telanjur kita bayar ke perusahaan, kedua rugi tambahan karena kita kan harus kembaliin uang ke konsumen. Jadi kudu hati-hati juga memilih bermitra dengan perusahaan penyedia atau supplier.

 

Jangan asal pilih, sebab banyak juga kejadian, konsumen sudah kirim uang ke kita, lalu kita juga sudah order barang ke supplier … eh barang nggak dikirim. Kita jadi rugi dua kali deh, pertama rugi uang yang sudah telanjur kita bayar ke supplier, kedua rugi tambahan karena kita harus mengembalikan uang konsumen. Jadi kudu hati-hati juga memilih bermitra dengan supplier penyedia barang.

Cara Memulai Dropship Untuk Pemula

Kalau Anda masih pemula, saya menyarankan ada baiknya cari supplier di marketplace yang memiliki sistem rekening bersama, semisal tokopedia, bukalapak, dsb.

Mengapa? Karena di marketplace tersebut, parameter-parameter yang dapat mengamankan transaksi kita sangat baik, dan dalam memilih supplier pun kita bisa pilih yang sudah memiliki reputasi terpercaya.

Bagaimana proses transaksinya, sehingga dikatakan lebih aman dan nyaman? Berikut ilustrasi singkatnya:

1.  Misal kita sudah jalin kerjasama dengan salah satu penjual di tokopedia, mau menjual produk “paket 6 buku bantal” (misalnya). Harga jual dari supplier itu katakanlah Rp. 163 ribu.

2.  Lalu kita jualan di facebook atau instagram. Kita pasang foto produk dan menuliskan harga dan no kontak kita di facebook/instagram. Anggaplah kita jual dengan harga Rp. 199 ribu (belum termasuk ongkir).

3.  Eh ternyata laku, ada teman kita di bandung yang berminat. Lalu teman kita itu transfer sejumlah harga jual + ongkos kirim ke rekening kita (info ongkos kirim bisa kita cek duluan misal ke website jne, pos, dsb). Karena ongkir ke bandung 9 ribu, maka teman kita itu transfer sebesar Rp. 199 ribu + Rp. 9 ribu = Rp. 208 ribu

4.  Lalu kita login ke akun tokopedia kita. Segera order ke supplier yang sudah kerjasama tadi. Prosesnya kita order pada halaman produk yang ada di toko supplier. Nanti akan muncul jumlah total pembayaran, yaitu harga barang + ongkos kirim. Karena harga supplier 163 ribu dan ongkir 9 ribu, maka jumlah yang kita bayar adalah Rp. 172 ribu.

5.  Nah disini konsep keamanannya. Uang sejumlah 172 ribu itu bukan kita bayar ke rekening supplier. Tetapi kita bayarnya ke rekening tokopedia. Nanti tokopedia akan memastikan terlebih dahulu bahwa barang benar-benar sudah dikirim dan sudah sampai ke pembeli, barulah kemudian supplier bisa menerima uang pembelian kita itu. Dengan demikian, transaksi kita akan aman, terjaga dari penipuan supplier.

6.  Ketika tadi kita order di tokopedia, kita sebutkan bahwa ini pembelian dropship (sudah tersedia kolom isiannya di tokopedia). Dengan demikian, ketika supplier mengirim pesanan kita itu, maka pada amplop/bungkus kiriman, akan dicantumkan nama si pengirimnya adalah nama + no hp kita (atau toko kita)

7.  Ketika teman kita itu sudah menerima barang yang dikirim supplier, ia akan mengetahui bahwa yang mengirim barang itu adalah kita (toko kita), sebab label alamat pengirimnya tercantum nama kita.

8.  Nah, sekarang langkah terakhir tinggal memberitahu tokopedia bahwa barang sudah diterima. Maka barulah supplier kita itu bakal menerima uang pembelian kita.

Kira-kira demikian alur proses bertransaksi ala drosphip. Cukup membantu bagi yang mau mulai jualan online … walaupun belum punya produk sendiri dan bahkan nggak perlu keluar modal sama sekali.

Bagaimana memilih supplier yang baik?

Berikut beberapa tips sederhana:

1.  Carilah yang benar-benar supplier

Yang jualan di marketplace banyak juga yang reseller atau bahkan yang jualan dengan sistem dropship lagi. Karena itu penting untuk memilih yang benar-benar supplier. Ciri-cirinya kadang bisa dengan mudah kita tebak, antara lain produk yang terjual di tokonya sangat banyak (ribuan), gold merchant, punya lokasi fisik, dan memiliki no kontak yang bisa dihubungi.

2.  Perhatikan kota supplier. Ini terkait dengan harga ongkos kirim. Jika kita jualan untuk konsumen bandung, maka carilah supplier yang lokasinya ada di Bandung. Begitu juga jika kita jual ke surabaya, kalimantan, dst.

3.  Perhatikan reputasi dan respons supplier tersebut. Di marketplace tsb kita bisa lihat parameter-parameter seperti lama waktu respons apakah lambat atau cepat. Juga apakah admin supplier tsb selalu live/online ataukah sudah berhari-hari nggak online.

4.  Sebaiknya kontak terlebih dahulu calon supplier tersebut, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, misalnya apakah produknya tersedia dalam jumlah banyak, apakah data stok real time, apakah bisa mendapat no kontak/wa nya, dsb.

Mau Punya Website Toko Online Ala Dropship?

Jika anda tertarik jualan online dengan sistem dropship ini, kami bisa bantu anda membuatkan website toko online yang menjual barang-barang dropship anda. Proses jualannya ya seperti yang diceritakan di atas, yaitu:

  • Transaksi terjadi di toko online anda, yang mana pembeli mengirimkan uang ke rekening bank anda sesuai harga jual yang anda tetapkan
  • Lalu anda order barang tersebut ke supplier anda dan membayar harganya ke rekening supplier. Pada alamat pengiriman, anda tuliskan alamat dari pembeli di toko anda
  • Supplier pun mengirimkan barang ke konsumen/pembeli anda

Nah jika anda tertarik untuk kami buatkan website toko online dropship, silakan hubungi saya via WA ya.

>>> Caranya klik saja link berikut ini. Nanti anda akan langsung terhubung ke WhatsApp saya. 



Kursus Advance SEO - Saung Seo 468x60




Incoming search terms:   jualan apa ya  -  jualan online  -  cara jualan online  -  jualan online apa ya  -  mau jualan online  -  Ingin jualan online  -  mau jualan  -  jualan apa  -  cara berjualan online  -  ingin jualan  -  bingung mau jualan apa  -  cara jual online  -  mau jualan online gimana caranya  -  cara jualan online tanpa modal  -  mau jualan apa ya  -  cara berjualan online tanpa modal  -  jualan online tanpa modal dan stok barang  -  jualan online tanpa modal  -  jualan online apa  -  ingin berjualan online shop  -  pengen jualan online  -  jualan on line  -  pengen ikut bisnis online tapi gak punya modal gimana caranya  -  jualan tanpa modal  -  cara berjualn online  -  cara berjualan di online  -  trik produk jual online  -  cara jualan onlen  -  bingung jualan  -  cara jualan online tnpa modal  -  


Learn more about Business Opportunities businessopportunity at http://www.businessopportunity.com